25/08/2026

Wabup Supriatna Dorong Koperasi Buleleng Bertransformasi Menjadi Kekuatan Ekonomi Masa Depan

0
image

Momentum Hari Koperasi ke-79 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Buleleng
untuk memperkuat tata kelola koperasi yang modern, profesional, dan berdaya saing.

SINGARAJA, IKLIKBALI – Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mempercepat transformasi koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, saat memimpin apel peringatan Hari Koperasi yang dirangkaikan dengan pasar rakyat, donor darah, serta sejumlah kegiatan sosial lainnya di Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Jumat (17/7).

Dalam kesempatan itu, Wabup Supriatna menegaskan bahwa koperasi harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Menurutnya, koperasi tidak lagi cukup dikelola secara tradisional, melainkan perlu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi para anggota.

Mengangkat tema “Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera”, peringatan tahun ini melibatkan insan koperasi, pelaku UMKM, BUMN, BUMD, serta berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran seluruh unsur tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kolaborasi dalam membangun perekonomian daerah berbasis kebersamaan.

“Koperasi harus mampu menjadi rumah besar bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi dapat membuka kesempatan usaha baru, memperluas lapangan pekerjaan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” ujar Supriatna.

Ia menjelaskan, Kabupaten Buleleng saat ini memiliki 573 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 148 di antaranya merupakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi bagian dari program strategis nasional.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa dan kawasan perdesaan.

“Kami ingin koperasi di Buleleng menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan, mampu memanfaatkan teknologi, dan memiliki tata kelola yang transparan sehingga semakin dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Wabup Supriatna juga mengajak seluruh pengurus koperasi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat kelembagaan, serta mengembangkan usaha secara profesional. Menurutnya, kepercayaan anggota merupakan modal utama dalam menjaga keberlanjutan koperasi.

Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, dan berbagai pihak lainnya perlu terus diperkuat agar koperasi semakin mandiri dan kompetitif.

Menutup sambutannya, Wabup Supriatna mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong sebagai fondasi utama gerakan koperasi Indonesia.

“Selamat Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026. Mari jadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang modern, tangguh, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *