13/10/2026

Jembrana Bergerak untuk NTT, Donasi ASN dan Logistik Digalang Bersama Kodim 1617/Jembrana

0
image

Pemkab Jembrana membuka ruang solidaritas kemanusiaan untuk membantu warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur melalui pengumpulan dana dan kebutuhan pokok.

JEMBRANA, IKLIKBALI – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus digerakkan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Pemkab Jembrana kini menghimpun bantuan berupa donasi uang dan barang sebagai bentuk solidaritas bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Jembrana menggandeng Kodim 1617/Jembrana untuk membantu proses pengumpulan, konsolidasi, hingga penyaluran bantuan. Kolaborasi tersebut dilakukan agar bantuan yang terkumpul dapat dikelola secara terkoordinasi dan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, saat dihubungi Minggu (30/8), mengatakan penggalangan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mengajak masyarakat ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

Menurutnya, kondisi yang dialami masyarakat NTT akibat gempa menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian antardaerah. Bantuan yang diberikan, kata dia, tidak hanya dinilai dari besar kecilnya nominal, tetapi juga dari kepedulian yang menyertainya.

“Aksi ini merupakan wujud nyata solidaritas dan rasa empati kita di tengah bencana yang sedang dihadapi oleh saudara-saudara kita di NTT. Beban mereka adalah beban kita bersama, dan bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan warga terdampak,” ujar I Made Budiasa.

Pengumpulan donasi dilakukan secara sukarela, khususnya di kalangan ASN Pemkab Jembrana, dan hingga saat ini masih terus berjalan. Bantuan yang dihimpun tidak terbatas pada uang tunai, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan logistik yang diperlukan masyarakat terdampak, antara lain bahan makanan pokok, sembako, serta perlengkapan medis dasar.

I Made Budiasa menegaskan, sinergi dengan Kodim 1617/Jembrana menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang terkumpul tidak berhenti pada tahap pengumpulan, tetapi dapat diteruskan kepada masyarakat di wilayah terdampak secara efektif.

“Yang terpenting dari kegiatan ini adalah bagaimana bantuan yang diberikan dapat benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. Karena itu, koordinasi dan pengelolaan bantuan harus dilakukan dengan baik agar proses penyalurannya berjalan aman, cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui dukungan Kodim 1617/Jembrana, seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan dikonsolidasikan sebelum dikirim ke lokasi bencana. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat proses distribusi lebih tertata sekaligus menghindari adanya bantuan yang tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pemkab Jembrana juga berharap gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari semangat gotong royong yang lebih luas. Solidaritas dari masyarakat dan jajaran ASN diharapkan mampu memberikan dukungan moral maupun material bagi warga NTT yang sedang berupaya melewati masa sulit pascabencana.

“Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi pendorong semangat bagi saudara-saudara kita di NTT agar bisa segera bangkit dari masa-masa sulit akibat musibah ini,” pungkas I Made Budiasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *