PMI Buleleng Tingkatkan Kompetensi Relawan Muda, Wabup Gede Supriatna Resmi Buka Pelatihan TOF PMR
Penguatan Kapasitas Fasilitator Menjadi Langkah Strategis Mencetak Kader PMR yang Profesional, Berkarakter, dan Siap Mengabdi untuk Kemanusiaan.
SINGARAJA,IKLIKBALI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan kapasitas relawan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Training of Facilitator (TOF) Palang Merah Remaja (PMR) yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua PMI Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, di Markas PMI Kabupaten Buleleng, Senin (27/7).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi PMI dalam mempersiapkan fasilitator yang mampu mendampingi serta membina anggota PMR di sekolah-sekolah. Selain menguasai teknik fasilitasi, para peserta juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepalangmerahan kepada generasi muda secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gede Supriatna menekankan bahwa relawan PMI merupakan ujung tombak dalam berbagai aksi kemanusiaan. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkesinambungan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan menjadi fasilitator, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan, kepedulian, dan semangat pengabdian. Saya berharap seluruh peserta dapat menjadi penggerak yang mampu menginspirasi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kemanusiaan melalui PMR,” ujar Gede Supriatna.
Menurutnya, PMR memiliki peran penting sebagai wadah pendidikan karakter yang menanamkan nilai kepedulian, solidaritas, disiplin, dan semangat gotong royong sejak usia dini. Karena itu, keberadaan fasilitator yang kompeten menjadi faktor utama dalam menciptakan proses pembinaan yang berkualitas.
Pelatihan TOF PMR ini juga merupakan bagian dari komitmen PMI Kabupaten Buleleng dalam membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap berbagai tantangan kemanusiaan. Melalui peningkatan kapasitas para relawan, PMI diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih efektif, baik dalam kegiatan sosial, kesiapsiagaan bencana, maupun edukasi kesehatan di lingkungan masyarakat.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PMI Kabupaten Buleleng optimistis akan lahir kader-kader fasilitator yang memiliki kemampuan, dedikasi, dan integritas tinggi untuk memperkuat pembinaan PMR sekaligus memperluas gerakan kemanusiaan di Kabupaten Buleleng.
