25/08/2026

Di TMP Qurastana, Sutjidra Kembali Mengingatkan Generasi Muda: Jangan Pernah Lupakan Jasa Pejuang

0
774371460_1625220358961297_8927074864128436521_n

Bertemu veteran dan keluarga pejuang, Bupati Buleleng menyerahkan 32 paket sembako sekaligus menegaskan pentingnya merawat nilai perjuangan dalam kehidupan masa kini.

SINGARAJA, IKLIKBALI– Suasana penuh penghormatan terasa di Taman Makam Pahlawan (TMP) Qurastana, Singaraja, Jumat (14/8). Di tempat yang menjadi salah satu pengingat sejarah perjuangan bangsa itu, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra duduk bersama para veteran dan keluarga pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional ke-77. Namun lebih dari sekadar agenda seremonial, pertemuan itu menjadi ruang untuk mengenang kembali perjalanan panjang para pejuang sekaligus mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan keluarga besar veteran.

Di hadapan para veteran, Sutjidra menyampaikan bahwa kehidupan yang dinikmati masyarakat Indonesia hari ini merupakan buah dari perjuangan panjang generasi terdahulu.

Para pejuang, kata dia, telah mengorbankan banyak hal demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Pengorbanan tersebut menjadi bagian penting dari sejarah yang tidak boleh hilang dari ingatan generasi penerus.

“Pertemuan seperti ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan sekarang lahir dari perjuangan luar biasa para pendahulu. Pesan Bung Karno, Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Sutjidra.

Bagi Sutjidra, mengenang perjuangan tidak cukup hanya dengan mengingat nama atau peristiwa sejarah. Nilai yang terkandung di dalam perjuangan tersebut harus diteruskan dalam kehidupan generasi sekarang.

Semangat pantang menyerah, persatuan, gotong royong, kedisiplinan dan kecintaan terhadap tanah air menjadi nilai yang tetap dibutuhkan, meskipun bentuk perjuangan saat ini telah berubah.

“Kalau dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan, sekarang tantangannya berbeda. Perjuangan kita adalah bagaimana membina generasi muda dan menyiapkan masa depan mereka agar menjadi lebih baik,” tegasnya.

Di tengah pertemuan tersebut, Pemkab Buleleng juga menunjukkan perhatian secara langsung kepada para veteran dan keluarga pejuang. Sebanyak 32 paket sembako diserahkan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Bantuan tersebut memang tidak sebanding dengan pengorbanan yang telah diberikan para pejuang. Namun, bagi pemerintah daerah, perhatian itu menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan dan memberikan penghormatan kepada keluarga besar veteran.

Sutjidra menegaskan bahwa penghargaan terhadap perjuangan tidak seharusnya hanya muncul ketika momentum peringatan tiba. Perhatian kepada veteran dan keluarga pejuang harus menjadi kepedulian yang terus dijaga.

“Penghormatan kepada para pejuang jangan hanya diwujudkan dalam acara seremonial. Yang jauh lebih penting adalah kepedulian yang berkelanjutan, baik melalui perhatian sosial, pelayanan pemerintah maupun penghargaan terhadap jasa-jasa mereka,” katanya.

Lebih jauh, Bupati menilai para veteran dan keluarga pejuang memiliki pengalaman serta pengetahuan yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan pembangunan bangsa. Cerita dan pengalaman mereka menjadi sumber pembelajaran bagi generasi yang lahir jauh setelah masa perjuangan.

Karena itu, Pemkab Buleleng berkomitmen menjaga ruang komunikasi dengan keluarga besar veteran. Dialog dan silaturahmi dinilai penting agar pengalaman generasi terdahulu tidak terputus sekaligus dapat menjadi inspirasi dalam membangun daerah.

Pertemuan di TMP Qurastana itu pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya. Ada pengorbanan panjang yang menjadi fondasinya.

Kini, tugas generasi penerus bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah, melainkan menjaga persatuan, membangun daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan masa depan bangsa tetap berada di jalan yang lebih baik.

Sutjidra berharap semangat yang pernah menggerakkan para pejuang tetap hidup di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda Buleleng.

“Semoga semangat juang para veteran tidak pernah padam dan terus menjadi inspirasi bagi anak-anak bangsa untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *