25/08/2026

Tumpek Krulut Jadi Momentum Peduli Kesehatan, Seluruh Fasilitas Kesehatan Buleleng Buka Layanan Gratis

0
73_momentum-tumpek-krulut-pemkab-buleleng-kerahkan-seluruh-fasilitas-kesehatan-layani-pemeriksaan-gratis_2026-07-30-12-25-42

Rumah sakit, puskesmas, dan klinik pemerintah maupun swasta dilibatkan untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan masyarakat tanpa biaya.

SINGARAJA, IKLIKBALI – Peringatan Rahina Tumpek Krulut di Kabupaten Buleleng tidak hanya menjadi momentum untuk memaknai nilai kasih dan memuliakan sesama, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Buleleng menggerakkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk membuka layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Program tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia melalui perluasan akses pelayanan kesehatan.

Rumah sakit, puskesmas, hingga klinik di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng disiapkan untuk melayani masyarakat sesuai jam pelayanan masing-masing. Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka tanpa harus mengeluarkan biaya pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan seluruh fasilitas kesehatan telah dikoordinasikan untuk memastikan pelaksanaan layanan berjalan optimal.

“Ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Bali dalam semangat memuliakan manusia. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Karena itu, rumah sakit pemerintah maupun swasta, seluruh puskesmas, dan klinik di Buleleng kami libatkan dalam pelayanan gratis ini,” ujar dr. Sucipto, Kamis (30/7).

Menurutnya, program tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong masyarakat agar semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kesehatan, kata dia, perlu dijaga sebelum muncul keluhan atau penyakit yang lebih serius.

Layanan ini terbuka bagi masyarakat secara luas, termasuk peserta BPJS Kesehatan maupun masyarakat yang belum menjadi peserta BPJS. Pemeriksaan diberikan tanpa proses administrasi yang rumit sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan.

Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien akan mendapatkan tindak lanjut sesuai kebutuhan medis dan prosedur yang berlaku. Khusus peserta BPJS Kesehatan, mekanisme rujukan tetap mengikuti ketentuan pelayanan BPJS.

Dr. Sucipto menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin memiliki peran penting dalam mendeteksi berbagai gangguan kesehatan sejak awal. Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih dini, langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Jangan datang ke fasilitas kesehatan hanya ketika sudah merasa sakit. Saat tubuh masih terasa sehat pun pemeriksaan tetap penting agar kita mengetahui kondisi kesehatan sejak awal. Deteksi dini akan membantu penanganan lebih cepat,” jelasnya.

Ia mengajak masyarakat Buleleng tidak melewatkan kesempatan tersebut. Menurutnya, layanan kesehatan gratis ini dapat dimanfaatkan sebagai langkah sederhana untuk mulai membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.

“Silakan manfaatkan layanan ini. Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Semakin dini kita mengetahui kondisi tubuh, semakin besar peluang untuk melakukan pencegahan dan menjaga kualitas hidup,” tambahnya.

Program tersebut juga menjadi bentuk konkret bagaimana nilai Tumpek Krulut diterjemahkan dalam kehidupan sosial. Jika kasih dan kepedulian menjadi bagian dari makna perayaan, maka memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan merupakan salah satu wujud nyata kepedulian tersebut.

Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan secara optimal dan tidak ragu datang ke fasilitas kesehatan terdekat. Dengan keterlibatan seluruh jejaring pelayanan kesehatan, akses pemeriksaan diharapkan semakin luas dan dapat menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Pelayanan kesehatan gratis dilaksanakan serentak pada Sabtu, 1 Agustus 2026 sesuai jam layanan masing-masing fasilitas kesehatan. Momentum Tumpek Krulut pun diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan diri merupakan bagian dari upaya menghargai dan memuliakan kehidupan.

“Semoga melalui kegiatan ini masyarakat semakin sadar untuk menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan secara berkala, dan bersama-sama mewujudkan Buleleng yang lebih sehat, produktif dan berkualitas,” pungkas dr. Sucipto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *