Direksi Perumda Tirta Hita Buleleng Kembali Dipercaya, Target Pelayanan dan PAD Ditingkatkan
I Made Lestariana memasuki periode ketiga sebagai Direktur Utama bersama I Nyoman Suwirta sebagai Direktur Teknik. Periode 2026–2031 diarahkan untuk memperkuat tata kelola, menekan kehilangan air, meningkatkan pelayanan, dan mendorong kontribusi dividen hingga Rp12 miliar.
SINGARAJA, IKLIKBALI– Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng (Perumda THB) kembali memperkuat jajaran manajemennya untuk periode 2026–2031. Penetapan direksi baru ini sekaligus menjadi momentum bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan pelayanan air minum yang semakin baik bagi masyarakat Kabupaten Buleleng.
Dalam penetapan tersebut, I Made Lestariana kembali dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Nyoman Suwirta tetap menjalankan tugas sebagai Direktur Teknik untuk lima tahun mendatang.
Keduanya menerima Surat Keputusan (SK) Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Air Minum THB Nomor 07/S.Kep/KPM/THB/VIII/2026. SK tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Buleleng selaku KPM Perumda Air Minum THB I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Smart Room, Jumat (14/8).
Bagi I Made Lestariana, kepercayaan tersebut menjadi periode ketiga dirinya memimpin Perumda Air Minum THB. Penunjukan kembali ini menjadi bentuk kepercayaan atas pelaksanaan tugas, tanggung jawab, serta berbagai capaian yang telah ditorehkan perusahaan pada periode sebelumnya.
Namun, kepercayaan tersebut sekaligus membawa tantangan baru. Bupati Sutjidra menegaskan, periode ketiga kepemimpinan Lestariana harus dimanfaatkan untuk melakukan penguatan dan pembenahan perusahaan secara berkelanjutan.
“Saya minta agar kepercayaan ini dijawab dengan kerja keras, integritas, profesionalisme, dan keberanian untuk melakukan perbaikan. Pertahankan apa yang sudah baik, perbaiki apa yang masih kurang, dan lakukan terobosan untuk hal-hal yang belum tercapai,” tegasnya.
Menurut Sutjidra, Perumda Air Minum THB mempunyai posisi yang sangat strategis karena air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu, keberhasilan perusahaan tidak semata-mata dilihat dari capaian finansial.
Kinerja perusahaan juga harus tercermin dari kemampuan memberikan pelayanan yang semakin berkualitas, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Target Bisnis Didorong Lebih Tinggi
Menjawab tantangan tersebut, Direktur Utama Perumda Air Minum THB I Made Lestariana menyatakan kesiapannya meningkatkan target yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis 2025–2029.
Peningkatan target tersebut akan ditempuh melalui inovasi, kreativitas, serta pengembangan skema pembiayaan yang lebih optimal.
“Kita diberikan tantangan oleh Pak Bupati selaku KPM dari target yang sudah tertuang di dalam rencana bisnis kita 2025–2029 untuk bisa ditingkatkan, tentunya dengan berbagai upaya inovasi dan creative financing,” ujarnya.
Lestariana menjelaskan, salah satu fokus perusahaan adalah meningkatkan pendapatan dan laba. Pada saat yang sama, Perumda THB akan berupaya menekan tingkat kehilangan air melalui penguatan dan peningkatan infrastruktur.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kesehatan perusahaan, tetapi juga meningkatkan kontribusi Perumda THB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng.
“Untuk tahun ini kita memberikan kontribusi terhadap PAD di angka Rp9 miliar. Ke depan ditingkatkan menjadi Rp9,5 miliar, Rp10 miliar, Rp10,5 miliar, Rp11 miliar, hingga target akhir masa penugasan kita bisa mencapai kontribusi dividen Rp12 miliar,” jelas Lestariana.
Pelayanan Masyarakat Tetap Menjadi Prioritas
Di tengah upaya meningkatkan kinerja keuangan, Lestariana memastikan aspek pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi perhatian utama perusahaan.
Peningkatan pelayanan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kuantitas dan kualitas air, kontinuitas pelayanan, keterjangkauan, hingga perluasan cakupan layanan.
“Dari segi pelayanan, otomatis kita harus meningkatkan pelayanan, baik dari sisi kuantitas, kualitas dan kontinuitas, termasuk keterjangkauan serta cakupan layanan kepada masyarakat agar semakin meluas,” pungkasnya.
Dengan komposisi direksi untuk periode 2026–2031 tersebut, Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng diharapkan mampu menjawab tantangan pelayanan air minum sekaligus memperkuat kinerja perusahaan.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada jajaran direksi menjadi modal untuk melanjutkan capaian yang telah baik, membenahi berbagai kekurangan, serta menghadirkan terobosan baru agar manfaat Perumda THB semakin dirasakan masyarakat Buleleng.
