Tejakula Fight Night Jadi Panggung Fighter Muda, Wabup Supriatna Dorong Mental Juara
Diikuti 38 Fighter dalam 19 Pertandingan, Ajang Jadi Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas
SINGARAJA, IKLIKBALI | Arena pertarungan Tejakula Fight Night di Lapangan Teja Harum, Desa Tejakula, Minggu (6/9), berlangsung semarak. Sebanyak 38 fighter tampil dalam 19 pertandingan, mempertemukan talenta-talenta muda dari berbagai daerah.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama Anggota DPRD Buleleng Dewa Komang Yudi Astara turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga yang sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.
Peserta yang ambil bagian tidak hanya berasal dari Tejakula dan sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng. Fighter dari berbagai kabupaten di Bali juga ikut ambil bagian. Bahkan, ajang tersebut turut diramaikan fighter dari luar Bali, di antaranya dari Indramayu dan Sumba.
Pertandingan berlangsung dengan penuh semangat. Para fighter menunjukkan kemampuan, keberanian, dan teknik masing-masing di atas arena. Antusiasme penonton turut membuat suasana pertandingan semakin hidup.
Menurut Wabup Supriatna, kegiatan olahraga seperti Tejakula Fight Night memiliki nilai positif karena dapat menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi sekaligus mengasah kemampuan secara sportif.
“Event seperti ini sangat menarik dan menghibur. Yang paling penting, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kemampuan mereka,” ujar Supriatna.

Ia berharap ajang serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak talenta muda yang mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi dan meningkatkan prestasinya. Selain kemampuan teknis, mental dan sportivitas juga dinilai menjadi bagian penting yang harus dimiliki seorang fighter.
“Semoga dari kegiatan seperti ini lahir fighter-fighter muda yang memiliki daya saing dan mental juara. Tetap junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” tegasnya.
Pada penghujung kegiatan, Wabup Supriatna juga berkesempatan menyerahkan trofi kepada lima fighter yang masuk dalam nominasi fighter terbaik.
Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kegiatan olahraga yang melibatkan generasi muda dapat terus tumbuh di berbagai wilayah. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kompetisi semacam ini diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit potensial dari Buleleng. (*)
