25/08/2026

Pemkab Buleleng Gandeng Universitas Terbuka Tingkatkan Transformasi Layanan Perpustakaan dan Kearsipan

0
image

Kerja sama difokuskan pada penguatan layanan berbasis teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta pengembangan kelembagaan perpustakaan daerah.

SINGARAJA, IKLIKBALI  – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) terus memperkuat transformasi layanan publik dengan mematangkan rencana kerja sama strategis bersama Universitas Terbuka (UT). Pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Senin (20/7).

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Terbuka dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan dan kearsipan di Kabupaten Buleleng. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap pembahasan PKS dapat berjalan lancar sehingga implementasinya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung perkembangan Universitas Terbuka,” ujar Ariadi.

Ia menegaskan, Pemkab Buleleng berkomitmen memperkuat sektor perpustakaan dan kearsipan sebagai sarana peningkatan literasi masyarakat. Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, diharapkan inovasi layanan berbasis teknologi dapat terus dikembangkan.

Sementara itu, Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada 5 Juni 2026. Saat ini, kedua belah pihak tengah membahas substansi PKS yang berfokus pada tiga aspek utama, yakni peningkatan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Menurut Dody, Universitas Terbuka akan mendukung peningkatan kompetensi para pengelola perpustakaan melalui berbagai pelatihan dan bimbingan teknis terkait pemanfaatan sistem informasi modern.

“Penguatan layanan berbasis teknologi informasi menjadi salah satu fokus utama kami agar perpustakaan daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” jelasnya.

Ia optimistis, penerapan sistem informasi berbasis daring nantinya akan memudahkan masyarakat, pelajar, dan mahasiswa dalam mengakses informasi mengenai koleksi perpustakaan kapan pun dan di mana pun.

“Transformasi ini diharapkan mampu memperluas akses terhadap sumber pengetahuan sekaligus meningkatkan budaya literasi masyarakat Buleleng,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *