Mini Sailboat Tournament II Pecahkan Rekor Peserta, Lovina Festival 2026 Kian Bersinar di KEN
Diikuti 1.230 peserta dari Bali hingga Banyuwangi, turnamen perahu layar mini menjadi magnet wisata bahari Sekaligus upaya melestarikan tradisi maritim Buleleng.
SINGARAJA, IKLIKBALI – Lovina Festival (Lovfest) 2026 yang telah masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 terus menunjukkan daya tariknya di tingkat nasional. Salah satu rangkaian kegiatan yang paling menyedot perhatian adalah Bupati Buleleng Mini Sailboat Tournament II yang digelar di Pantai Tasik Madu, Spice Beach, Desa Kaliasem, Sabtu (25/7).
Turnamen perahu layar mini tersebut berhasil mencatatkan partisipasi luar biasa dengan melibatkan 1.230 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Bali hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Selain memperebutkan hadiah total senilai Rp35 juta, kompetisi ini juga menjadi ruang bagi masyarakat pesisir untuk menampilkan tradisi bahari yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ayu Reika Nurhaeni, mewakili Bupati Buleleng. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen, mulai dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, panitia, sponsor hingga komunitas bahari.
Menurutnya, jumlah peserta yang terus meningkat menjadi bukti bahwa turnamen ini telah berkembang menjadi agenda yang memiliki daya tarik luas.
“Partisipasi mencapai 1.230 peserta merupakan capaian yang sangat membanggakan. Peserta tidak hanya berasal dari Buleleng, tetapi juga dari berbagai daerah di Bali bahkan luar Bali. Ini menunjukkan bahwa Mini Sailboat Tournament telah menjadi ajang yang mampu mempererat silaturahmi sekaligus mengangkat potensi wisata bahari Buleleng,” ujar Reika.
Ia menegaskan, perlombaan perahu layar mini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kehidupan masyarakat pesisir yang sarat nilai kreativitas, ketekunan, sportivitas, dan identitas maritim.
“Perahu layar mini mungkin tampak sederhana, namun di balik itu tersimpan nilai budaya yang kuat. Tradisi ini adalah identitas masyarakat pesisir Buleleng yang patut dijaga dan terus diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan turnamen yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari rangkaian Lovina Festival 2026 yang bertujuan membangkitkan kembali semangat kebaharian masyarakat Bali Utara sekaligus melestarikan budaya perahu layar mini.
Ia menyebutkan antusiasme peserta tahun ini jauh melampaui penyelenggaraan sebelumnya dengan kehadiran peserta dari berbagai kawasan pesisir mulai Gilimanuk hingga Banyuwangi. Selain memperebutkan hadiah Rp35 juta, peserta juga bersaing memperebutkan Piala Bergilir Bupati Buleleng.
