Wabup Supriatna Dorong Sport Tourism Buleleng Lewat Bali Wisata Rally 2026
Ratusan peserta ambil bagian dalam seri Kejurnas Time Rally, sekaligus menjelajahi potensi wisata dan ekonomi lokal Buleleng
SINGARAJA, IKLIKBALI-Deru kendaraan dan semangat kompetisi mewarnai kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (30/8/2026). Ratusan peserta mengikuti Buleleng Paten Merah Putih Bali Wisata Rally 2026, yang sekaligus menjadi momentum memperkenalkan berbagai potensi pariwisata Buleleng melalui olahraga otomotif.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Buleleng, hadir dalam kegiatan tersebut. Ia turut melepas peserta dari kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja dan kembali hadir menyambut peserta saat mencapai garis finis di Kantor Bupati Buleleng.
Ajang tersebut merupakan bagian dari Seri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Time Rally Putaran IV Tahun 2026. Berbeda dengan balapan yang mengandalkan kecepatan semata, time rally menguji ketepatan peserta dalam mengikuti rute, waktu tempuh, serta petunjuk perjalanan yang telah ditentukan panitia.
Supriatna menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang mampu menggabungkan olahraga otomotif dengan promosi destinasi wisata. Menurutnya, event berskala nasional seperti ini memberikan kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengenal secara langsung karakter, budaya, dan destinasi yang dimiliki Buleleng.
“Ini bukan hanya tentang olahraga otomotif. Ada potensi besar untuk menjadikan kegiatan seperti ini sebagai bagian dari promosi pariwisata Buleleng. Peserta datang, melewati berbagai kawasan, melihat potensi daerah, dan tentu membawa pengalaman tersebut ke daerah asalnya,” ujar Supriatna.
Ia menilai konsep sport tourism dapat terus dikembangkan karena memiliki dampak yang cukup luas. Selain memberikan ruang bagi atlet dan komunitas olahraga untuk berprestasi, kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari luar daerah juga berpotensi menggerakkan sektor akomodasi, kuliner, transportasi, UMKM, hingga ekonomi kreatif masyarakat.
“Buleleng memiliki wilayah yang luas dengan karakter alam dan budaya yang beragam. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk mengembangkan event olahraga yang sekaligus memperkenalkan destinasi wisata kita,” imbuhnya.
Supriatna berharap penyelenggaraan Bali Wisata Rally tidak berhenti sebagai agenda kompetisi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kalender sport tourism di Kabupaten Buleleng. Pemerintah daerah, menurutnya, terbuka terhadap berbagai kegiatan olahraga yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat.
“Kami tentu berharap semakin banyak event olahraga berskala regional maupun nasional dapat dilaksanakan di Buleleng. Selain melahirkan prestasi, kegiatan tersebut juga harus mampu memberikan dampak ekonomi dan memperkenalkan Buleleng secara lebih luas,” tegasnya.
Rangkaian Buleleng Paten Merah Putih Bali Wisata Rally 2026 pun menjadi gambaran bahwa olahraga dapat dikemas lebih luas sebagai media promosi daerah. Kehadiran ratusan peserta sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan Buleleng bukan hanya sebagai lokasi penyelenggaraan, tetapi sebagai destinasi yang layak untuk dikunjungi dan dieksplorasi.
Pemkab Buleleng berharap kolaborasi antara sektor olahraga, pariwisata, komunitas otomotif, dan pelaku ekonomi lokal dapat terus diperkuat sehingga event serupa mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus ikut mengangkat nama Buleleng di tingkat nasional. (*)
