25/08/2026

59 Anak Ikuti Khitanan Ceria, Wabup Supriatna: Gotong Royong untuk Kesejahteraan Masyarakat Buleleng

0
IMG-20260823-WA0005


Khitanan massal di Kampung Kajanan menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus kolaborasi lintas pihak dalam memberikan akses kesehatan dan meringankan beban masyarakat.


SINGARAJA, IKLIKBALI – Suasana penuh kebersamaan terasa di Masjid Keramat Kuna, Kampung Kajanan, Minggu (23/8).

Sebanyak 59 anak dari Kampung Kajanan hingga Desa Pemuteran mengikuti Khitanan Ceria yang digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1488 Hijriah.


Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang hadir langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, khitanan massal tidak hanya memiliki makna keagamaan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Selain menjadi bagian dari pelaksanaan ajaran agama, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan akses pelayanan kesehatan dan membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Wabup Supriatna.


Bagi Supriatna, semangat yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat Buleleng.


Ia pun menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pelaksanaan Khitanan Ceria. Kegiatan ini diselenggarakan Yayasan Al-Karomah Masjid Keramat Kuna bersama Dompet Sosial Madani dan Polres Buleleng.


Dorong Berkelanjutan


Wabup Supriatna berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu momentum, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.


“Tentu kami dari Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat menghargai kegiatan yang dilaksanakan hari ini. Ini sebagai bentuk komitmen kami di Kabupaten Buleleng untuk memberikan perhatian yang sama kepada seluruh umat beragama yang ada di Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus mendorong berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik di bidang kesehatan, sosial, pendidikan maupun keagamaan.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi keagamaan, dunia usaha, serta berbagai elemen lainnya menjadi kunci untuk membangun Buleleng yang semakin maju dan sejahtera.


Bukan Sekadar Khitanan


Di balik pelaksanaan khitanan massal, terdapat pesan yang lebih luas mengenai pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Wabup Supriatna turut mengapresiasi para orang tua yang telah memberikan perhatian terhadap kesehatan dan pendidikan anak-anak mereka.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang positif agar anak-anak Buleleng dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.


Khitanan Ceria di Kampung Kajanan akhirnya bukan sekadar kegiatan pelayanan kesehatan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya nilai keagamaan, kepedulian sosial dan semangat gotong royong yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.


“Semangat kepedulian dan gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Ketika pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak bergerak bersama, manfaatnya akan semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat Buleleng.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *