25/08/2026

Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang Berlangsung Khidmat, Wagub Bali Serahkan Punia untuk Dukung Pelestarian Adat

0
image

SINGARAJA, IKLIKBALI – Pelaksanaan Ngaben Kinembulan Sawa Prakerti di Desa Adat Mengandang, Kecamatan Kubutambahan, menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat. Untuk pertama kalinya, desa tersebut menyelenggarakan ngaben massal yang diikuti sebanyak 16 sawa dengan dihadiri Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, Kamis (6/8).

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta menilai pelaksanaan yadnya secara kolektif mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Bali. “Pelaksanaan yadnya seperti ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terpelihara dengan baik. Inilah kekuatan masyarakat Bali dalam menjaga adat, budaya, dan nilai-nilai spiritual,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Bali akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari komitmen melestarikan budaya Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Bendesa Adat Mengandang, Wayan Sudiana, mengatakan pelaksanaan ngaben massal merupakan tonggak baru bagi desa adat. Sebelumnya, masyarakat menjalankan prosesi pengabenan melalui tradisi ngaben metuun sesuai dresta Bali Aga yang telah diwariskan turun-temurun.

Rangkaian karya dimulai sejak 24 Juli dan akan berakhir pada 8 Agustus 2026, dengan puncak prosesi pengabenan dilaksanakan pada 7 Agustus melalui berbagai tahapan ritual suci yang melibatkan seluruh unsur adat dan keagamaan.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pelaksanaan karya tersebut, Wakil Gubernur Bali menyerahkan bantuan dana punia sebesar Rp25 juta kepada panitia. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Sekaa Angklung Rp5 juta, Sekaa Santhi Rp2 juta, serta para pemangku sebesar Rp4 juta.

Giri Prasta berharap semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Desa Adat Mengandang dapat menjadi contoh bagi desa-desa adat lainnya dalam menjaga kelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai luhur Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *